- Nagekeo, menjadi satu-satunya Kabupaten dari NTT khususnya pulau Flores yang percaya diri tampil sebagai bagian dari peragaan busana ini
Usung Tema The Heart of Flores, Tenun Nagekeo Tampil Memukau di Herborist Bali Fashion Carnival
Usung Tema The Heart of Flores, Tenun Nagekeo Tampil Memukau di Herborist Bali Fashion Carnival
19/07/2022 13:19:48
MBAY, KOMPAS.com - Dengan mengusung tema Nagekeo The Heart Of Flores, beberapa motif Tenun Ikat Nagekeo tampil memukau pada Herborist Bali Fashion Carnival 2022 di antara karya 22 designer dari berbagai wilayah di Indonesia.
Nagekeo, menjadi satu-satunya Kabupaten dari NTT khususnya pulau Flores yang percaya diri tampil sebagai bagian dari peragaan busana bergengsi yang diselenggarakan di Bali Secret Garden Village Bedugul yang dilaksanakan pada Minggu 17 Juli 2022 itu.
Demikian siaran pers dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, NTT yang diterima KOMPAS.com, Senin, (18/7/2022).
Tenun Ikat Nagekeo di Kabupaten Nagekeo, NTT tampil di fashion show Bali, Minggu, (17/7/2022). (DOK/PEMDA NAGEKEO)Karya busana dengan dominasi warna merah khas tenun Hoba Nage dan Telopoi memberikan kontras yang muncul dari benang kain tenun didukung dengan pemutaran video promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Nagekeo.
Tenun Ikat Nagekeo di Kabupaten Nagekeo, NTT tampil di fashion show Bali, Minggu, (17/7/2022). (DOK/PEMDA NAGEKEO)Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja yang hadir pada even ini, menilai multiplier effect dari kegiatan tersebut sangat dahsyat, penawaran kerjasama dengan para pihak terbuka luas dengan para stakeholder di pulau Bali sebagai barometer wisata.
“Kesempatan ini merupakan momentum yang tidak dapat dilewatkan untuk salah satu kata kunci, yaitu berjejaring dalam ekosistem, bermanfaat dan berdaya guna” ungkap Wabup Marianus.
Tenun Ikat Nagekeo di Kabupaten Nagekeo tampil pada fashion show di Bali, Minggu, (17/7/2022). (DOK/PEMDA NAGEKEO)Manfaat dari kegiatan ini pun sangat dirasakan oleh pemerintah Kabupaten Nagekeokarena memberikan wawasan dan cakrawala baru pentingnya masuk kedalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, berjejaring seperti yang dilakukan dengan mitra Wastra Flora Nusantara.