- Rusun pekerja IKN bertipe barak dan terdiri dari 22 tower.
Dibangun Rp 600 Miliar, Ini Spesifikasi Rusun Pekerja Proyek IKN
Dibangun Rp 600 Miliar, Ini Spesifikasi Rusun Pekerja Proyek IKN
31/08/2022 18:00:00
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian PUPR sedang menyiapkan rumah susun (rusun) bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, rusun pekerja konstruksi IKN ini akan menampung minimal 15.600 orang.
"Ini (proyek) multi years contract (MYC) tahun 2022-2023, tapi InsyaAllah secara bangunan fungsional akan kita selesaikan sebelum akhir 2022," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI pada Rabu (31/08/2022).
Karena hunian ini memfasilitasi para tenaga kerja yang akan terlibat dalam proyek-proyek IKN dari beberapa direktorat jenderal terkait.
"Jadi ini harus kami selesaikan (secepatnya)," imbuhnya.
Menurut Iwan, rusun pekerja IKN menggunakan teknologi modular yang cepat bangun. Merupakan teknologi produk dalam negeri atau karya anak bangsa.
"Karena banyak tawaran-tawaran dari beberapa negara lain meskipun cepat untuk bisa mendukung IKN. Tapi kami mengutamakan dan memprioritaskan itu (produk dalam negeri)," terang Dirjen Perumahan.
Rusun pekerja IKN."Fasilitasnya nanti kami lengkapi. Ada fasilitas kesehatan, ada fasilitas akomodasi untuk kantin, pertokoan, tempat ibadah dan sebagainya," tandasnya.
Melansir dari laman Ditjen Perumahan, Anggaran pembangunan rusun tersebut sekitar Rp 600 miliar.