LOGO

News

Eks Bintang Timnas Brasil U17 Temukan kecocokan di Liga 1 Indonesia

Eks Bintang Timnas Brasil U17 Temukan kecocokan di Liga 1 Indonesia

24/09/2022 11:00:00
Mantan bocah ajaib Brasil Luiz Marcelo Morais dos Reis atau yang biasa disapa Lulinha mengukir cerita manis di Liga 1 Indonesia.
  • Mantan bocah ajaib Brasil Luiz Marcelo Morais dos Reis atau yang biasa disapa Lulinha mengukir cerita manis di Liga 1 Indonesia.

KOMPAS.com - Mantan bocah ajaib Brasil Luiz Marcelo Morais dos Reis atau yang biasa disapa Lulinha mengukir cerita manis di Liga 1 Indonesia.

Ia menjelma jadi salah satu penyerang papan atas yang disegani di Indonesia.

Pemain kelahiran Maua, Brasil, itu pernah menjadi bintang Timnas Brasil U17 pada 2007 silam.

Ia turut membawa Tim Samba menjadi kampiun Copa America U17 2007 dan menggondol gelar top skor dengan 12 gol.

Penampilan apik membuatnya digadang-gadang menjadi pemain masa depan Brasil menggantikan Ronaldinho.

Lulinha pun sempat mendapatkan perhatian para raksasa Eropa. Salah satunya adalah Chelsea yang menunjukan minat besar untuk mendapatkan tanda tangannya.

Pemain asing Madura United Lulinha menjaga pemain Dewa United FC Lucas Ramos saat pertandingan pekan 5 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (19/8/2022) malam.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain asing Madura United Lulinha menjaga pemain Dewa United FC Lucas Ramos saat pertandingan pekan 5 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (19/8/2022) malam.

Namun, saat itu ia lebih memilih bertahan di klubnya Corinthians yang memberi kontrak jangka panjang. Keputusan tersebut menjadi anti klimaks untuknya.

Ambisi membuktikan diri di negeri sendiri terlebih dahulu tidak berjalan sesuai ekspektasi. Ia kemudian diping-pong sebagai pemain pinjaman.

Pada tahun 2016 ia memutuskan memulai petualangannya di Liga Korea Selatan bersama Pohang Steelers.

Selama satu musim, ia main 52 kali dengan 19 gol dan enam assist. Ia juga pernah mencicipi Liga Uni Emirat Arab bersama Sharjah, dua musim di Liga Siprus bersama Pafos.

Berita selanjutnya