- Memiliki sejarah yang panjang, tentu beberapa orang memiliki kenangan manis bersama Toyota Kijang Buaya.
Restomod Toyota Kijang Buaya, Nenek Moyang Kijang Innova
Restomod Toyota Kijang Buaya, Nenek Moyang Kijang Innova
14/11/2022 14:21:00
JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Kijang memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1977, Toyota Kijang meluncurkan generasi pertamanya yakni KF10 atau yang sering disebut dengan Kijang Buaya.
Memiliki sejarah yang panjang, tentu beberapa orang memiliki kenangan manis bersama Toyota Kijang. Bahkan ada yang berani membeli mobil lawasnya hanya untuk sekadar bernostalgia.
Seperti contoh yang dilakukan oleh pria bernama Ilham Nuzulio Satriawan. Pria yang akrab disapa Nuzulio ini mengaku sengaja membeli Kijang Buaya lansiran tahun 1980 atas permintaan sang ayah.
“Sebenarnya sejarahnya Kijang ini adalah mobil ayah saya, kebetulan beliau memang suka otomotif, sengaja cari mobil buat dimodifikasi, sempat kepikiran buat beli Truntung tadinya, tapi akhirnya menjatuhkan pilihan ke Kijang Buaya,” ucapnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/11/2022).
@nuzulioil Maap ya yang keberisikan?????? buaya lg pilek batuk-batuk. #crocodileholepeople #toyota #toyotakijang #kibuy #jazztektek #kijangtektek #toyotaindonesia #toyota ? runtah speed up - aur ????
Nuzulio menceritakan, cukup sulit mencari unit Kijang Buaya di Jakarta, lantaran banyak yang menjual dengan kondisi ‘hancur’ namun dengan harga yang cukup tinggi. Hingga akhirnya ia menemukan unit dengan kondisi yang layak dan harga yang bagus di Solo.
“Dapat barang di Solo dan bagus unitnya, saya beli Rp 20 juta. Sampai di Jakarta dengan kondisi awal sempat dipakai 1 tahun kurang, setelah itu baru kita pelan-pelan restorasi, cat dan lain-lain,” ucap pria berusia 26 tahun ini.
Nuzulio melanjutkan, ia dan ayahnya sejak awal tidak mau modifikasi full mobil Kijang Buaya ini, hanya restorasi biasa saja. Namun, dirinya mengaku ‘gatal’ ingin memodifikasi tipis-tipis mobil yang merupakan moyang dari Kijang Innova itu.
“Pas sampai di bengkelnya, saya ‘gatel’ mau modifikasi, dari cam, mesin, pelek, tanpa sepengetahuan ayah saya. Pas udah jadi, kayak sayang buat bawa barang akhirnya saja bawa jalan saja,” kata dia.
Restorasi modifikasi Kijang BuayaAkhirnya pria kelahiran Jakarta itu memutuskan untuk melakukan restorasi modifikasi atau yang saat ini lebih dikenal dengan restomod. Namun ubahan tersebut tetap dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan dan tidak terlalu ekstrem agar tetap mempertahankan kesan klasik.
“Modifikasi yang saya lakukan juga tidak banyak, pertama cat mobil jadi warna hijau, kemudian mesin diganti dengan punya Kijang 5K, naik cam, porting polish, header, biar dapet suara pincang-pincangnya,” ujarnya.