- Rem tromol mobil masih digunakan sampai beberapa jenis mobil-mobil modern saat ini. Teknologi ini terbilang simpel dan ekonomis.
Apakah Aman Tambah Daging pada Rem Tromol Mobil yang Sudah Aus
Apakah Aman Tambah Daging pada Rem Tromol Mobil yang Sudah Aus
08/12/2022 11:02:00
SEMARANG, KOMPAS.com - Bagi pengguna mobil yang sistem remnya masih mengaplikasi tromol, mungkin akan sedikit binggung bila suatu saat mengalami masalah.
Seperti diketahui, rem tromol memiliki proses kerja yang berbeda dengan cakram karena seluruhnya dilakukan secara konvensional untuk mengurangi laju kecepatan kendaraan.
Cara kerjanya adalah menekan dua kampas untuk menciptakan gaya gesek ke bagian dinding atau drum mangkuk tromol.
Salah satu masalah yang kerap kali terjadi adalah kedua kampas rem habis tidak rata. Faktornya karena dinding tromol yang sudah aus.
Banyak pemilik yang kemudian mengambil jalan pintas menambal titik aus tersebut menggunakan pelat. Beberapa mekanik menyebutnya 'tambah daging' sebagai istilahnya.
Namun ada beberapa pemilik mobil yang meragukan metode tersebut. Hal ini cukup wajar karena menyangkut dengan sisi keamanan.
pemeriksaan rem tromolKepala Bengkel Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto menjelaskan, perawatan sistem pengereman mobil menentukan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan.
"Kampas rem habis secepatnya diganti baru. Membiarkan rem aus dalam waktu lama bisa mengancam keselamatan. Kerusakan jadi tambah parah, rem bisa malfungsi," kata Bambang kepada Kompas.com, Rabu (7/12/2022).
Model penambahan pelat baru pada rem bisa dibilang sebagai solusi alternatif jangka pendek. Menurut Bambang, sifatnya hanya pertolongan pertama kondisi darurat.
Penggunaan komponen pendukung rem lainnya yang saling berhubungan satu sama lain bisa jadi korban. Kerusakan nantinya yang terjadi bakal parah dan menimbulkan perbaikan yang banyak.