LOGO

News

Pembangunan Jalan Kelar Maret, Labuan Bajo-Tanamori Cuma 30 Menit

Pembangunan Jalan Kelar Maret, Labuan Bajo-Tanamori Cuma 30 Menit

01/02/2023 10:00:00
Demi menunjang event ASEAN Summit pada Mei 2023, pembangunan akses Jalan Labuan Bajo-Tanamori sudah mencapai progres 97,26%.
  • Demi menunjang event ASEAN Summit pada Mei 2023, pembangunan akses Jalan Labuan Bajo-Tanamori sudah mencapai progres 97,26%.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian PUPR tengah merampungkan peningkatan dan pembangunan jalan baru dari Labuan Bajo menuju Tanamori di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan tersebut bertujuan untuk memperlancar konektivitas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo sekaligus mendukung pelaksanaan ASEAN Summit pada Mei 2023 mendatang.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Agustinus Junianto mengatakan, lingkup pekerjaan meliputi pembangunan Jalan Labuan Bajo-Sp. Nalis-Sp. Kenari-Tanamori sepanjang 25 km dan empat jembatan dengan total panjang 175 meter.

Dengan adanya jalan ini, perjalanan dari Labuan Bajo menuju Tana Mori dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 30 menit serta memperbanyak aksesibilitas wisatawan ke destinasi wisata di Labuan Bajo.

"Sekarang progresnya sudah mencapai 97,26%. Diharapkan bisa diselesaikan semua pada Maret, agar bisa digunakan sebagai jalan akses tamu ASEAN Summit," ujar Agustinus dalam keterangan resmi dikutip dari laman Kementerian PUPR, Selasa (31/01/2023).

Pembangunan Jalan Labuan Bajo-Tanamori ini terbagi menjadi lima segmen, yaitu Labuan Bajo-Sp. Nalis sepanjang 6,15 km, Sp. Nalis-Sp. Kenari sepanjang 6,50 km, Sp. Kenari–Warloka sepanjang 5,10 km, Warloka-Tanamori sepanjang 4,25 km, dan peningkatan jalan menuju Desa Golomori sepanjang 3 km.

Pembangunan akses jalan dari Labuan Bajo menuju Tanamori di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).Dok. Kementerian PUPR Pembangunan akses jalan dari Labuan Bajo menuju Tanamori di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemudian, empat jembatan yang juga dibangun dan ditingkatkan meliputi Jembatan Nanganae sepanjang 60 meter, Jembatan Wae Mburak sepanjang 35 meter, Jembatan Wae Kenari sepanjang 40 meter, dan Jembatan Soknar sepanjang 40 meter.

"Sekarang sudah tahap penyelesaian dengan pekerjaan yang tersisa yaitu peningkatan jalan menuju Desa Golomori sepanjang 3 km serta perapihan di empat segmen lainnya," jelasnya.

Pembangunan jalan dan jembatan ini dilaksanakan sejak Januari 2022 oleh kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya dan PT Yodya Karya dengan anggaran sebesar Rp 481 miliar.

"Peningkatan konektivitas di Labuan Bajo-Tanamori ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, khususnya membuka akses bagi jalan terisolir menuju kawasan Golomori," pungkas Agustinus.

Berita selanjutnya