- Siswa sekolah yang sedang belajar mengenai energi alternatif, berikut ini jenis dan contoh energi alternatif.
16/03/2023 14:47:29
KOMPAS.com - Selama ini, sumber energi banyak dihasilkan dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Karena itu, butuh energi alternatif atau energi terbarukan.
Salah satu contohnya ialah bahan bakar kendaraan konvensional dari bahan bakar fosil. Dampak buruknya ialah dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.
Adapun bahan bakar fosil yang digunakan bisa berupa minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketiganya berasal dari makhluk hidup yang mati dan terkubur jutaan tahun lalu dan termasuk energi yang tidak bisa diperbarui.
Maka dari itu, energi tersebut lama kelamaan bisa habis. Untuk itulah dibutuhkan energi alternatif.
Bagi siswa yang masih sekolah dan sedang belajar mengenai energi alternatif, berikut ini jenis dan contoh energi alternatif.
Melansir laman Universitas Medan Area (UMA), energi alternatif memiliki berbagai jenis sesuai dengan sumbernya. Hal ini sesuai ketersediaan energi dan teknologi yang bisa dimanfaatkan manusia dari alam.
Jenis dan contoh energi alternatif
Berikut ini berbagai jenis dan contoh energi alternatif yang perlu siswa ketahui:
Energi paling mudah dijumpai ialah berasal dari panas matahari. Panas matahari ini bisa diubah menjadi energi listrik dengan bantuan panel surya.
Panel surya ini punya rangkaian sel photovoltaic yang diartikan sebagai ‘cahaya-listrik’. Energi alternatif ini bisa menggerakkan kendaraan listrik bahkan perahu listrik yang dipasang panel surya.
Hanya saja penggunaan panel surya masih terbatas karena biaya per wattnya masih relatif tinggi bisa sepuluh kali lipat dari bahan bakar fosil, tergantung keadaan.