LOGO

News

Benarkah Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Telur?

Benarkah Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Telur?

22/11/2023 08:36:16
Penderita asam urat perlu mengatur pola makan untuk menghindari makanan tinggi purin. Lantas, bagaimana dengan telur? Amankah bila dikonsumsi rutin?
  • Penderita asam urat perlu mengatur pola makan untuk menghindari makanan tinggi purin. Lantas, bagaimana dengan telur? Amankah bila dikonsumsi rutin?

KOMPAS.com - Mengatur pola makan dapat menjadi bagian penting bagi penderita asam urat, terutama dalam menghindari makanan berpurin tinggi agar penyakitnya tidak mudah kambuh.

Namun, bagaimana dengan telur? Sebagian orang mungkin bertanya-tanya apakah telur bisa sebabkan asam urat kambuh?

Untuk lebih jelasnya, coba simak beberapa fakta telur dan asam urat sebagai berikut.

Fakta penderita asam urat makan telur

Menurut laman Medical News Today, telur tergolong sebagai makanan rendah purin. Sehingga secara keseluruhan, hidangan yang satu ini terbilang cukup aman bila dikonsumsi secara teratur.

Meski belum banyak penelitian yang meninjau hubungan antara telur dan penyakit asam urat, telur bisa menjadi bagian dari pola makan yang ramah asam urat sama seperti sayuran, gandum utuh, susu rendah lemak, biji-bijian hingga kacang-kacangan.

Sejumlah fakta lain yang membuat telur aman dikonsumsi penderita asam urat adalah sejumlah nutrisinya yang baik bagi kesehatan tubuh.

Di samping itu, telur rupanya dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dan menurunkan risiko hiperurisemia (asam urat tinggi).

Ilustrasi telur mata sapi.DOK.SHUTTERSTOCK/wisely Ilustrasi telur mata sapi.

Telur merupakan produk dari pangan hewani yang bernilai gizi tinggi. Menurut American Heart Association, konsumsi sebutir telur dalam sehari bisa memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan secara menyeluruh.

Namun saat mengonsumsinya, pastikan telur diolah dengan cara tertentu agar tidak menambah kadar lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kandungan kolesterolnya.

Berita selanjutnya