- Penurunan paling tajam terjadi pada laba asuransi syariah, yaitu turun 80 persen.
15/02/2021 18:52:48
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kinerja industri asuransi syariah cukup tertekan sepanjang tahun lalu akibat pandemi Covid-19. Kondisi tersebut tercermin dari beberapa indikator, salah satunya pertumbuhan aset industri asuransi syariah yang melambat hingga akhir 2020.
Per Desember 2020, aset asuransi syariah tercatat sebesar Rp 44,44 triliun, turun 2,2 persen dibandingkan posisi Desember 2019 yang mencapai Rp 45,45 triliun. Namun secara kuartalan, aset asuransi syariah tumbuh 7,9 persen dari Rp 41,16 triliun pada kuartal III 2020.
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Industri Asuransi Jiwa Syariah Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Haryo Pamungkas mengatakan penurunan ini masih dalam batas wajar. "Alhamdulillah Asuransi syariah masih bisa bertahan di tengah sentimen pandemi," kata Haryo, Senin (15/2).