LOGO

News

Ternyata Seperti Ini Kesan Rose Saat Pertama Kali Ketemu Member BLACKPINK

Ternyata Seperti Ini Kesan Rose Saat Pertama Kali Ketemu Member BLACKPINK

24/03/2021 13:10:48
Dalam wawancara bersama Rolling Stone, penyanyi kelahiran 1997 itu mengingat kesan terhadap member-membernya ketika pertama kali bertemu mereka di YG Entertainment pada 2012.
  • Dalam wawancara bersama Rolling Stone, penyanyi kelahiran 1997 itu mengingat kesan terhadap member-membernya ketika pertama kali bertemu mereka di YG Entertainment pada 2012.

WowKeren - Rose BLACKPINK (Black Pink) baru-baru ini duduk bersama Rolling Stone untuk berbicara tentang beberapa hal pertama terbesar dalam hidup dan kariernya. Penyanyi kelahiran 1997 itu mengingat kesan terhadap member-membernya ketika pertama kali bertemu mereka di YG Entertainment pada 2012.

Ketika Rose lulus audisi global YG Entertainment dan melakukan perjalanan dari kampung halamannya di Melbourne, Australia ke Seoul, Korea Selatan, ia baru berusia 15 tahun. Berbicara dengan Rolling Stone, Rose menjelaskan bahwa ia adalah member BLACKPINK terakhir yang bergabung dengan perusahaan sebagai trainee.

Mengingat usianya yang masih sangat muda, orangtua Rose harus mengantarnya ke perusahaan. Ketika masuk, ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa diintimidasi oleh banyak trainee wanita yang akan segera berlatih bersamanya.

"Aku masuk dan hanya ada sekelompok gadis, cukup banyak, di sebuah ruangan. Yang kuingat aku hanya merasa terintimidasi," ungkap pemilik nama Park Chaeyoung itu.

Syukurlah, meski trainee-trainee yang lain mungkin terlihat mengintimidasi, sebenarmya mereka perhatian. Pertama, Rose mengingat pengalaman pertamanya dengan Jennie, yang bergabung dengan YG Entertainment pada 2010. Ia bermimpi menjadi penari balet sejak kecil, jadi tidak mengherankan bahwa ia sudah menjadi ahli tari saat Rose bergabung dengan mereka. Rose, di sisi lain, tidak pernah menari sebelum menjadi trainee.

Untungnya, Jennie dengan senang hati membantu. Rose mengungkapkan bahwa Jennie membantunya mempelajari semua dasar-dasar koreografi. Selain itu, karena Jennie dibesarkan di Selandia Baru, tempat Rose lahir, ia juga fasih berbahasa Inggris. Rose ingat bagaimana Jennie akan membantunya mempelajari semua kebiasaan dan adat istiadat budaya Korea yang tidak ia pelajari saat tinggal di Australia.

"(Jennie) berkata, 'Di Korea, kamu harus melakukan ini. Kamu harus memanggil orang-orang seperti ini dan itu.' Dia memberi tahuku tentang semua budaya yang kupikir belum kuketahui," ujarnya.

Selanjutnya, Rose berbicara tentang pertemuannya dengan Lisa, yang bergabung dengan YG Entertainment pada 2010. Dulu, Lisa pernah berbicara tentang kesulitan berada jauh dari rumahnya di Thailand saat pelatihan. Karena Rose juga jauh dari rumah, ia dan Lisa terikat karena memiliki kesamaan.

Selain itu, Rose berbagi bahwa Lisa sebenarnya adalah member pertama yang ia temui. Ketika baru tiba di perusahaan, ia bertemu dengan seorang trainee perempuang yang ternyata adalah Lisa. Lisa sendiri kemudian mengingat Rose sebagai, "cewek Australia dengan gitar" dan sanggul ketat, menunjukkan bahwa beberapa hal tidak pernah berubah.

Terakhir, ada Jisoo, yang bergabung dengan perusahaan hanya satu tahun sebelum Rose. Kesan pertama Rose terhadap Jisoo adalah sebagai "anak yang keren" karena busananya. Saat itu Jisoo memakai topi snapback dan kemeja hitam kebesaran.

Akhir-akhir ini Rose mengatakan ia tahu Jisoo adalah campuran yang keren dan "orang paling konyol yang pernah ada." Namun pada 2012, ia justru kagum dengan auranya.

Berita selanjutnya