LOGO

News

Nelva Amelia Asal Aceh Bermodal Iseng Kini Bisnis Busana Muslimnya Tembus Pasar Internasional

Nelva Amelia Asal Aceh Bermodal Iseng Kini Bisnis Busana Muslimnya Tembus Pasar Internasional

08/02/2022 14:26:12
Nelva Amelia sosok wanita asal Banda Aceh yang sukses dengan bisnis busana muslimnya hingga mampu menembus pasar Internasional. Apa sih kuncinya? Simak ulasannya di laman berikut ini ya.
  • Nelva Amelia sosok wanita asal Banda Aceh yang sukses dengan bisnis busana muslimnya hingga mampu menembus pasar Internasional. Apa sih kuncinya? Simak ulasannya di laman berikut ini ya.

WowKeren - Sosok cantik, muda dan berbakat bernama Nelva Amelia tengah menjadi inspirasi banyak kawula muda. Pasalnya, usaha yang digelutinya sejak 2012 silam itu kini berhasil menembus pasar Internasional.

Nelva sendiri tak menyangka jika kegemarannya menjahit baju bahkan hanya bermodal iseng kini berhasil berkembang hingga kancah dunia. Nelva merintis bisnis fashion-nya itu dengan nama brand Florimia.

Kini, Florimia telah dipasarkan di berbagai negara tetangga seperti Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Malaysia bahkan Taiwan. Nelva menjajalkan bisnisnya via online atau konsultasi dengan para konsumennya secara daring.

"Usaha ini saya geluti mulanya sejak masa kuliah, itu di tahun 2012. Awalnya coba-coba, iseng jahit baju terus posting di sosmed. Eh ternyata ada yang suka dan berlanjut sampai sekarang," beber Nelva kepada Merdeka.com pada Senin (7/2).

Awalnya bekerja seorang diri dengan modal pas-pasan, siapa sangka kini ibu satu anak itu telah memiliki sejumlah pegawai guna mendukung usahanya yang semakin berkembang. Nelva pun membocorkan trik yang digunakannya agar konsumennya merasa puas.


Nelva ternyata melibatkan para pelanggannya untuk produksi barang yang mereka pesan. Yang mana, desain, detail, dan ukuran yang diminta dapat disesuaikan dengan keinginan para konsumen sendiri.

"Jadi ukurannya juga bisa ditentukan sendiri oleh pembeli sebelum di produksi," papar Nelva.

Nelva juga mengungkap kendala yang dialaminya selama merintis bisnis busana muslim tersebut. Banyaknya permintaan konsumen membuat Nelva terkadang kesulitan mencari bahan kain yang sesuai.

Pasalnya, Nelva mengaku awalnya masih memanfaatkan bahan dan stok kain yang tersedia di Banda Aceh. Kendati begitu, Nelva kini telah mampu mengatasi kendalanya dengan mengajak kerjasama sejumlah pabrik tekstil di luar Aceh.

Dengan begitu, kebutuhan bahan dan kain yang diperlukan dapat terpenuhi dengan baik juga bervariasi. Bahkan Nelva kini mampu mengeluarkan tiga desain busana muslim berbeda sekaligus dalam sebulan.

"Saya masih bergantung pada ketersediaan bahan kain di toko-toko tekstil yang ada di Banda Aceh," pungkas Nelva. "Alhamdulillah, satu masalah itu kelar. Bisa diatasi."

Berita selanjutnya