- Bisnis kue kering tak luput dari hantaman pandemi. Penjual kue kering, Rosmizar, mengaku tahun ini dan tahun lalu pesanan kue kering tidak sebanyak sebelum pandemi....
Sayangnya, seperti kebanyakan bisnis lain, bisnis kue kering tak luput dari hantaman pandemi Covid-19. Salah seorang penjual kue kering, Rosmizar (48 tahun) mengaku pada tahun ini dan tahun 2020 lalu pesanan kue kering tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Bisnis 'Musiman' Kue Kering Lebaran, Nastar Tetap jadi Primadona
“Tahun ini Alhamdulillah (lebih baik) dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau tahun 2020 memang lebih sedikit (karena) kan pas pandemi tuh,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (12/5/2021).
Menurut dia, pada waktu sebelum pandemi yakni tahun 2019 pesanan kue kering bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak dibandingkan saat ini. “Waktu 2019 pesanan bisa sampai 400-an toples. Kalau sekarang-sekarang ini paling setengahnya aja,” tuturnya.
Baca Juga:
Baca juga: Jokowi Akui Silaturahmi Tak Langsung saat Lebaran Sangatlah Berat
Dia menyebut, omzet yang didapatkan dari berjualan kue kering pada tahun sebelum pandemi Covid-19 juga jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan tahun ini.
(ind)