- Dokter di New York, Amerika Serikat, menemukan tumor di otak seorang pasien wanita. Awalnya dikira kanker, tapi setelah dioperasi ternyata parasit cacing pita.
11/06/2019 14:12:59
Jakarta - Rachel Palma dari New York, Amerika Serikat, sudah lama mengeluh mengalami halusinasi, insomnia, dan mimpi buruk. Rachel akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter yang kemudian menemukan tumor di otak.
Sebelum bertemu dokter Rachel mengaku kondisinya semakin buruk sejak Januari 2018. Ia sering kebingungan tidak bisa berpikir, sulit mengetik, bahkan sampai tidak bisa memegang gelas.
Pemeriksaan MRI menunjukkan tanda-tanda kalau tumor tersebut kanker otak ganas. Namun setelah pemeriksaan lebih jauh menurut dr Jonathan Rasouli dari Mount Sinai Hospital tumor ternyata bukan kanker melainkan parasit cacing pita.
"Apa yang kami temukan di meja operasi sama sekali tidak seperti yang kami duga... Sungguh melegakan ketika mengetahuinya daripada tumor otak ganas," kata dr Jonathan seperti dikutip dari Live Science, Selasa (11/6/2019).
Tidak dijelaskan pasti mengapa Rachel bisa terinfeksi cacing pita di otak. Rachel menjelaskan ia tidak memiliki faktor risiko seperti mengonsumsi daging mentah atau pergi ke luar daerah.
Setelah operasi Rachel dilaporkan bisa kembali pulih. Rachel mengaku hingga kini masih merasa jijik bila mengingat sempat ada cacing di otaknya.
"Pastinya saya jijik. Tapi saya juga lega. Artinya saya tidak perlu menjalani pengobatan lanjutan," ungkap wanita berusia 42 tahun tersebut seperti dikutip dari The Washington Post.
(fds/wdw)
Sebelum bertemu dokter Rachel mengaku kondisinya semakin buruk sejak Januari 2018. Ia sering kebingungan tidak bisa berpikir, sulit mengetik, bahkan sampai tidak bisa memegang gelas.
Pemeriksaan MRI menunjukkan tanda-tanda kalau tumor tersebut kanker otak ganas. Namun setelah pemeriksaan lebih jauh menurut dr Jonathan Rasouli dari Mount Sinai Hospital tumor ternyata bukan kanker melainkan parasit cacing pita.
"Apa yang kami temukan di meja operasi sama sekali tidak seperti yang kami duga... Sungguh melegakan ketika mengetahuinya daripada tumor otak ganas," kata dr Jonathan seperti dikutip dari Live Science, Selasa (11/6/2019).
Tidak dijelaskan pasti mengapa Rachel bisa terinfeksi cacing pita di otak. Rachel menjelaskan ia tidak memiliki faktor risiko seperti mengonsumsi daging mentah atau pergi ke luar daerah.
Setelah operasi Rachel dilaporkan bisa kembali pulih. Rachel mengaku hingga kini masih merasa jijik bila mengingat sempat ada cacing di otaknya.
"Pastinya saya jijik. Tapi saya juga lega. Artinya saya tidak perlu menjalani pengobatan lanjutan," ungkap wanita berusia 42 tahun tersebut seperti dikutip dari The Washington Post.
(fds/wdw)