LOGO

News

Wah, Rumah Kelahiran Soekarno Bakal Jadi Museum

Wah, Rumah Kelahiran Soekarno Bakal Jadi Museum

18/08/2020 14:54:44
Risma menjelaskan bahwa nantinya rumah masa kecil Bung Karno itu akan dijadikan museum
  • Risma menjelaskan bahwa nantinya rumah masa kecil Bung Karno itu akan dijadikan museum

Momen tak terduga muncul pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI. Sebab ahli waris rumah kelahiran Presiden Soekarno di Jalan Peneleh gang Pandean IV nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menyerahkan rumah tersebut kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Proses penyerahan sertifikat itu dilakukan langsung oleh ahli waris kepada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini tepat depan rumah bersejarah itu.

Pada kesempatan itu, Risma menyempatkan diri untuk meninjau langsung kondisi di dalam rumah. Ia pun membaca salah satu tulisan di rumah masa kecil Bung Karno itu.

 Rumah Soekarno

“Terimakasih para ahli waris yang sudah sudi dan berkenan merelakan rumah kebanggaan kami, ini simbol kebanggaan kami. Nanti rumah ini akan kita jadikan museum, apalagi di kawasan ini banyak sejarahnya dan sudah kita beri titik-titik, seperti langgar, makam dan beberapa benda lainnya,” kata Walikota Risma, sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemkot Surabaya, Selasa (18/8/2020).

Risma menjelaskan bahwa nantinya rumah masa kecil Bung Karno itu akan dijadikan museum. Oleh sebab itu infrastruktur dan beberapa benda sejarah yang ada di dalamnya sudah diperbaiki karena kawasan tersebut bakal diproyeksikan untuk menjadi kawasan wisata yang luar biasa.

“Saya harap warga Peneleh bersiap diri menyambut itu. Sebab, dia sangat yakin bahwa suatu saat nanti wilayah itu akan bisa menjadi kawasan wisata yang sangat besar, karena ada rumah H.O.S Tjokroaminoto dan ada beberapa peninggalan sejarah lainnya,” tambahnya.

Sekadar informasi, Soekarno kecil atau biasa dipanggil Koesno tinggal di rumah yang berada di kampung yang kini penuh dengan gang sempit di Kota Surabaya. Kala itu ayah Soekarno, R. Soekeni Sosrodihardjo dipindahtugaskan dari Singaraja, Bali sebagai guru di Sekolah Rakyat Sulung Surabaya pada 1900.

Soekeni datang bersama istri yakni Nyoman Rai Srimben yang tengah mengandung Soekarno menuju Surabaya dengan menggunakan kapal. Kapal tersebut berlabuh di Kalimas, tak jauh dari rumah bersejarah itu.

Terkait dengan Blitar yang selama ini disebut sebagai tempat kelahiran Soekarno, sebenarnya itu adalah tempat penugasan terakhir Soekeni ketika dipindahkan dari dari Mojokerto dan dipromosikan menjadi penilik pada 1917. Ketika itu Soekarno sudah tinggal (Kos) di rumah HOS Tjokroaminoto.

Nah, kalau sudah jadi museum Okezoners jangan lupa ya main-main ke rumah kelahiran pendiri negara kita Ir Soekarno ya. Kita bisa traveling sambil mempelajari perjuangannya memerdekakan bangsa Indonesia.

(DRM)

Berita selanjutnya